Selasa, 26 April 2011

What I Did Last Month

Yeay... Finally, saya punya waktu juga untuk memposting tulisan saya dan mengupdate blog saya. Well, beberapa minggu (bulan kayanya) ini saya emang disibukkan dengan berbagai kegiatan di kantor, terutama kegiatan mempersiapkan murid" saya praktik di RS. Secara di sekolah saya menjabat sebagai kepala program Keperawatan, jadi aja agak sedikit riweuh ngurus ini itu. Hehehe lucu emang kedengerannya, kok bisa saya jadi kaprog, padahal saya aja belum pernah praktik di RS :p. Gapapalah, ini namanya icip" pengalaman. Hehehe...

Jadi kaprog emang bukan suatu hal yang mudah. Apalagi bagi saya yang memang sama sekali belum punya pengalaman di RS, belum punya pengalaman di dunia pendidikan, sekaligus belum punya pengalaman bagaimana mempersiapkan program Praktik bagi murid" saya. Ya saya memang masih sangat-sangat hijau di dunia pendidikan ini. Tapi gak ada salahnya mencoba bukan karena mengandalkan sekedar modal nekat, tapi modal keyakinan dan percaya diri juga perlu ditanamkan.

Banyak hal yang harus dibuat dan dipersiapkan dalam rangka Program Praktik Belajar Lapangan ini. Apalagi ini baru angkatan pertama dan semuanya emang serba baru pertama! Yang saya harus persiapkan adalah materi" apa saja yang akan di capai (target) murid" saya untuk praktik di RS, program kerja, kerangka acuan, MOU (Naskah Kerjasama), buku panduan dan printilan" lain. Alhamdulillahnya saya kerja gak sendirian, saya juga dibantu Ibu Novi (saya siy manggilnya Mba Novi) yang kebetulan sudah punya banyak pengalaman di RS, dan sudah banyak pengalaman mempersiapkan praktik di RS. Saya dibantu mulai dari bagaimana cara membuat program kerja, kerangka acuan, dan buku panduan. Alhamdulillah, dengan bantuan beliau segalanya terasa sedikit ringan.

Membuat program kerja dan persiapan lain memang gak mudah. Karena ini serba pertama, saya dan mba Novi jadi harus keliling" SMK Kesehatan sejenis untuk cari info mengenai bagaimana bentuk program PBL bagi siswa SMK Kelas 1, dan untungnya, pas di RS Ciremai, bagian diklatnya juga mempermudah, karena saya dikasih contoh bagaimana kerangka acuan, dan membuat jadwal dinas murid".

Ngomong" masalah jadwal dinas, hmm... rasanya ini yang agak pusing. Karena ngebikin jadwal dinas dengan 3 shift untuk 35 orang siswa itu sangat-sangat tidak mudah dan gak bisa sekali langsung jadi. Saya harus ngutak ngatik sampai beberapa kali. Bahkan ketika sudah fix dan sudah diberikan ke pihak RS pun saya cek lagi ternyata masih ada kesalahan. Huft...Tapi alhamdulillah semuanya sekarang pelan-pelan berjalan.

Selain membuat segala sesuatu yang berbentuk 'tulisan' saya juga harus mempersiapkan murid" saya untuk terjun ke RS. Caranya dengan melakukan program pemadatan praktikum dan uji kompetensi. Ini juga gak gampang, karena masih aja ada beberapa murid yang bandel karena mereka berjalan tidak sesuai dengan harapan saya. Ada yang masih belum mahir praktik, ada yang dari segi penampilan masih belum sesuai dengan peraturan Praktik di RS. Aduh.. sempet stres juga dan ini juga sempet jadi pressure buat saya. Saya takut dianggap gagal mempersiapkan murid" saya untuk terjun di RS, dan kalau ada apa" pasti saya yang kena imbasnya. Makannya kemaren" sebelum praktik, saya jadi agak sedikit galak, keras dan rewel sama mereka, toh ini semua saya lakukan juga untuk kebaikan mereka.

Well, akhirnya program PBL telah berjalan selama 2 hari. Mudah"an lancar, tidak ada kesalahan dan kasus deh... Dan semoga murid" saya bisa menjalankan dengan lancar.. amin

Kamis, 17 Maret 2011

Sok Tahu Tentang Cinta

Cinta... setahu saya adalah tempat segala sesuatu terjadi... tempat berkembangnya dan layunya perasaan.. tempat pergolakan berbagai macam rasa...
Tempat dimana benci, rindu, gelisah, kasih, bahkan rasa yang mati bergolak... menempel.. memenuhi ruang hati...
Cinta... sepengetahuan saya: bukan sekedar kamu, Anda, dia.. bukan juga sekedar saya, aku... Cinta adalah kita, kami.
Cinta... sepengetahuan saya tidak memperbolehkan pelanggaran garis-garis kepercayaan
Cinta... sepengetahuan saya tidak memperkenankan guratan-guratan kebohongan...
Cinta ... sepengetahuan saya, selalu mengedepankan kata TULUS
Cinta... sepengetahuan saya, selalu menjunjung tinggi HATI dan PERASAAN
Cinta... sepengetahuan saya, bukan berbicara mengenai seberapa banyak Anda atau Saya memberi. Bukan pula berbicara seberapa banyak Anda atau Saya menerima. 
Cinta...sepengetahuan saya, membahagiakan dan dibahagiakan...
Cinta... sepengetahuan saya, mengedepankan nilai0nilai kejujuran dan keterbukaan
Cinta... sepengetahuan saya, bukan melepaskan begitu saja, melainkan memahami keterikatan hati...
Cinta.. sepengetahuan saya, bukan hanya melihat dan memutuskan... tapi mempelajari dan menjalani...
Cinta... sepengetahuan saya, bukan berbicara tentang perbedaan dan persamaan, tapi cinta berbicara tentang cara...
Cara menerima perbedaan, dan cara agar persamaan tidak menjadi kejenuhan..
Cinta.. sepengetahuan saya, bukan disakiti dan menyakiti... Tapi cara mengobati rasa sakit
Cinta... sepengetahuan saya, bukan meninggalkan dan ditinggalkan.. Tapi cinta adalah cara saya bertahan...
Dan cinta... hanya dapat dibuktikan dengan waktu


also available at here

Opini Saya Tentang Pasangan Hidup

Siapakah pasangan hidup kamu? Siapakah pasangan hidup saya? Sudah siapkah saya atau kamu menjadi pasangan hidup, pasangan mu?

Berbicara pasangan hidup nyatanya adalah rahasia Tuhan. Tapi manusia memilki fitrah untuk mencari dan mengusahakannya.

Hanya ingin mengumpulkan beberapa opini dari orang lain dan saya rangkum di otak saya... Karena menurut saya, beberapa opini itu ada benarnya...

"Pasangan hidup adalah cerminan diri. Sebaik apakah dia, maka menggambarkan sebaik apa kita. Seburuk apakah dia, maka seburuk itu pula diri kita.'

Ya, nyatanya pasangan hidup atau jodoh mungkin memang benar adanya. Dia hadir sebagai cermin dari diri kita. Biasanya 2 orang lebih mudah bersatu dan menjalani satu hubungan karena banyaknya kesamaan satu sama lain. Akan lebih susah rasanya jika terlalu banyak perbedaan yang muncul, meski dengan adanya perbedaan kita dan pasangan akan saling melengkapi. Tapi nyatanya usaha kita untuk menyatukan perbedaan akan lebih susah, dibanding jika menyatukan sesuatu yang sudah sama.

"Jangan memilih wanita atau pria yang cantik atau kaya untuk dijadikan pasangan hidupmu.'

Sepertinya kalimat di atas terlalu mendoktrin dan bertentangan dengan pendapat beberapa orang. Tapi saya percaya dengan opini di atas. Bayangkan jika saya memiliki suami yang tampan, mapan, dan menjadi 'everyone's sweetheart' tentunya kan membuat saya sebagai isteri menjadi tidak tenang. Karena dia selalu menjadi pujaan banyak orang. Terlalu banyak wanita yang lebih cantik di luar sana yang mengincarnya. Begitupun dengan seorangsuami yang memiiki isteri yang cantik. Pasti bakal lebih susah menjaganya. Bahkan dari sebuah penelitian saya pernah membaca, seseorang yang merasa dirinya 'lebih', lebih cantik, lebih kaya,lebih mapan akan merasa dirinya cenderung tinggi dan memiliki kekuasaan. Rasanya mereka tidak akan pernah puas mengejar ambisi dan melihat orang-orang di sekitarnya mengagumi kelebihan yang mereka miliki.
Seorang wanita yang merasa dirinya cantik, memiliki kecenderungan untuk menyimpan perasaan tidak pernah puas terhadap lawan jenisnya dan memiliki kepuasan jika dapat memiliki banyak penggemar, begitu juga dengan laki-laki yang merasa dirinya tampan.

Pengalaman beberapa teman, memang menceritakan seperti itu. Bahkan seorang teman saya pernah bercerita kalau mantan suaminya sangat tampan, orang-orang di sekitarnya juga merasa mereka adalah pasangan yang paling serasi. Tapi kenyataannya dia (laki-laki) itu bukan laki-laki yang baik dan bertanggung jawab. Dan masih ada beberapa cerita serupa.

Mengingat perkataan seseorang yang lebih tua di sana: 'Carilah pasangan hidup yang terlihat tampan hanya di hadapan kamu, dan terlihat biasa saja di hadapan orang banyak' Artinya ketampanan yang dia punya tidak bisa menjadi konsumsi orang banyak, dan hanya bisa dilihat oleh mata hati kita, orang yang begitu mencintainya...

Dan selalulah ingat, pasangan hidup bukan untuk sehari dua hari, seminggu-dua minggu, atau hanya beberapa tahun. Tapi untuk selamanya.. Jadi, janganlah terlalu mengedepankan fisik dan materi semata. Karena segala sesuatu yang berbentuk fisik dan materi tidak ada yang abadi...

also available at here

Senin, 28 Februari 2011

My Daily Routinity

Sudah 3 bulan ini gue menikmati pekerjaan gue sebagai guru di sebuah SMK Kesehatan swasta yang baru berdiri. Jam kerjanya emang bebas, gak terlalu mengikat bahkan bisa dibilang kita bekerja cuma setengah hari. Karena biasanya sekitar jam 12 siang kita udah bisa pulang. Paling telat mungkin sekitar jam 2 siang baru bisa pulang. Itupun kalau ada rapat atau keperluan dinas. 
Jam kerja yang terlihat ringan inilah, ternyata memberikan banyak waktu luang buat gue. Dan, mau gak mau waktu luang itu gue habiskan dengan melakukan pekerjaan rumah. Yap, sepulang kerja, kadang gue gak beristirahat atau tidur, lebih seringnya stay di depan komputer untuk ngejalanin bisnis butik online kecil-kecilan yang sedang gue rintis kembali, dan selain stay di depan komputer, gue biasanya mengerjakan pekerjaan rumah yang gak sempet mama kerjakan. Misalnya nyuci baju, ngejemurin atau nyetrika. Karena gue gak sendirian, otomatis baju-baju yang dicuci dan disetrika pun lumayan banyak. Apalagi ditambah banyak sama baju-baju desy, yang emang suka gonta ganti baju seenaknya. 
Dan, sekarang ketika hari Minggu pun gue masih disibukkan dengan pekerjaan ngajar les bahasa inggris untuk anak-anak SD. Muridnya emang gak banyak, cuma 3 orang, tapi udah lumayan cape juga, apalagi kalau muridnya gak ngerti-ngerti, cerewet, banyak protes, jadi aja harus ekstra ngeluarin tenaga dan kesabaran.

Huft, jujur aja. Kadang gue merasa sedikit jenuh dan capek. Ya meskipun pekerjaan yang gue lakukan mungkin dilihat orang bukan suatu pekerjaan yang berat, tapi kadang karena perasaan bosen itunya yang bikin terasa lebih capek. Bisa dibayangkan dalam 1 minggu, rasanya gue gak punya waktu libur 1 hari pun! Pengen gak ambil tawaran buat ngajar les, cuma gue juga butuh untuk cari pengalaman dan nambahin uang tabungan. Apalagi gue rasanya gak bisa berharap banyak dari gaji gue yang sekarang.

 Pengalaman ini mungkin bisa jadi bayangan ketika nanti gue berumah tangga. Cape banget rasanya jika seseorang harus cekatan mengerjakan banyak kerjaan dalam satu waktu. Wanita mungkin lebih mudah melakukannya, karena wanita dianugerahi otak yang bisa bekerja secara multitasking, tapi kadang energi ekstra yang dibutuhkan justru yang membuatnya terasa berat. Gak kebayang gimana kalau jadi wanita karier, yang punya anak masih kecil, harus ngurus rumah juga, ngurus suami, belum tuntutan beban pekerjaan. Rasanya gak ada waktu untuk memanjakan diri sendiri.

Senin, 10 Januari 2011

Postingan Pertama di Tahun 2011

Assalamualaikum..

Huaaa... setelah sekian lama akhirnya bisa juga nge-blog. Sebenernya bisa aja siy ngeblog mah. Cuma gue berasa gak mood buat nulis aja. Sebenernya banyak juga yang mau diceritain dan di share di sini.. cuma ya itu.. susahnya ngumpulin mood yang oke buat nulis..
Well, beberapa hal baru yang ingin gue share di sini adalah:
1. Gue punya keponakan kucing *hehehe.. aneh ya? maksudnya anaknya kucing gue yang besar si Embip dan ditambah 1 lagi kucing persia pemberian dari teman adik gue..
Dua-duanya masih kecil, masih suka maenan dan minum susu. Perutnya gendut dan punya kebiasaan aneh: makan tanah dan lumut... hahaa
2. Gue udah mulai kerja lagi setelah libur 2 minggu berkaitan dengan liburan anak sekolah. Yap gini deh enaknya jadi guru, kalau muridnya libur, gurunya juga libur.. Padahal baru aja masuk 2 mingguan, tapi udah langsung libur lagi... Dan kamis besok gue dikasih amanat buat ngajar mata pelajaran aktivitas di kelas program keperawatan. Well, bloggers doakan saja semoga lancar yaaa... soalnya murid gue badung-badung bangetttt...
3. Di tahun 2011 ini gue punya beberapa keinginan yang insya ALLAH akan terwujud dan harus diwujudkan!
Pertama....gue pengen meningkatkan skill gue di bidang bahasa.. Yap, gue pengen banget ikutan les bahasa Mandarin dan bahasa Inggris. Kalau les bahasa Inggris emang bukan hal yang baru untuk gue, tapi gue ingin meningkatkan skill gue lagi, soalnya ngerasa kalau akhir-akhir ini agak kacau semenjak jarang digunain lagi
Kedua... Gue pengen belajar secara otodidak (syukur-syukur bisa diajarin sama orang yang kompeten) tentang adobe photoshop, photography, dan ngedesain baju... Well, emang semua bidang yang gue sebutin di atas berbeda jauh sama pendidikan S1 yang telah gue tempuh yaitu tentang keperawatan.Rencananya siy 3 hal itu mau gue jadiin lahan bisnis.. Hmm.. mudah-mudahan aja bisa terwujud.. amiiin

Walaikumsalam
 

Septina Priyanti's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design