Rabu, 31 Maret 2010

I found the cute-vintage-dress

Beberapa menit yang lalu ketika gue asyik browsing beberapa fashion blog, gue menemukan fashion online shop blog yang menjual baju" vintage. Tempatnya siy di Malaysia, tapi itu gak masalah buat gue... Yang gue cari sebenernya adalah model" dress vintage nya yang lucu"... 
Berharap suatu saat gue bisa punya,, dengan apapun caranya.. hunting di gede bage [walaupun agak butuh perjuangan keras nemu dress yang match juga cute sama badan gue juga kantong gue], buat di penjahit langganan mama [susahnya nyari bahannya.. gue gak begitu familiar sama nama" bahan atau jenis bahan yang pas], atau malah 'malak' kalo kebetulan di sini ada yang jual dengan harga yang murah... heheheh

yayay... beberapa bulan ini, selera fashion gue adalah dress, baby doll yang lucu"... membuat gue terlihat feminin... dan beberapa dress vintage lucu yang gue temukan ada di bawah ini... cekidot.. which one the cutest for me??

Rabu, 24 Maret 2010

I wanna be like her...

Terbesit kembali keinginan untuk menikah muda dan memiliki keluarga kecil yang bahagia dalam hati gue. 'Besitan' ini muncul gara" gue melihat facebook dosen" gue yang notabene perempuan, masih cukup muda dan rata" memiliki keluarga kecil yang terlihat bahagia.


Banyak dosen" di kampus gue yang jadi inspirator buat gue. Terinspirasi karena cantiknya, pinternya, modisnya, kelembutannya, keadaan keluarganya, anak"nya, dan jenjang kariernya yang menurut gue sangat keren. Rata" dosen di kampus adalah wanita dan mereka masih sangat muda. Usianya berkisar sekitar 30an, masih punya anak yang kecil" dan lucu, malah masih ada juga yang terlihat hamil anak ke-2 dan ke-3. Seneng aja liat mereka. Masih muda, pinter, bisa ke luar negeri, punya keluarga kecil yang bahagia. Gue ingin seperti mereka.


Dari dulu, gue pengen banget bisa nikah muda. Maksimal umur 25 udah married lah ya... Supaya anak gue nantinya gak beda terlalu banyak umurnya sama gue dan ayahnya :) Jadi qta masih bisa seperti temen. Keinginan gue ini kadang meningkat tiba" ketika melihat teman, junior atau senior gue yang udah married dan kemudian hamil terlihat wara-wiri di kampus. Lucu aja. Keren kali ya jadi ibu muda.. :)


Tapi gue tahu, kalau keinginan gue ini banyak bertentangan dengan teman" gue. Pernah gue tanya sama mereka, kapan mau merit, mereka bilang sekitar umur 25 ke atas. Mereka mau mengejar karier dan menikmati masa muda sampe puas dulu. Gak ada salahnya juga siy alesan mereka. Malah gue sempet terpengaruh dan membenarkan dalam hati pendapat mereka. Tapi gue gak ingin gara" karier, gue jadi perawan tua atau malah keburu frustasi dulu menghadapi kerasnya hidup sendirian. Karena gue sadar, sekuat apapun wanita, dia pasti memerlukan seorang lelaki pendamping di sisinya. Apalagi orang tua gue umurnya sudah cukup lanjut, gue ingin memberikan mereka kebahagiaan melalui hadirnya anak gue dan keluarga kecil gue di hari tua mereka, supaya mereka gak kesepian dan bisa menikmati rasanya menjadi kakek dan nenek. 




Hidup memang kadang tak semulus yang kita harapkan. Kembali lagi menguak keinginan dalam hati yang sempat terkubur beberapa lama, yang sebenarnya sedikit terinspirasi dari dosen" gue. Dulu --sebelum mind set gue berubah dan kacau  seperti sekarang-- gue bercita" ingin menikah sebelum usia gue 24. Punya rumah mungil yang asri, tinggal bersama keluarga kecil gue, bisa jadi ibu rumah tangga, tapi bisa juga kerja di luar, atau bikin usaha keluarga. Gue juga ingin sekolah lagi di luar negeri, bisa berkeliling dunia, membawa serta suami dan anak gue, berfoto di tempat" yang indah... Hmm... rasanya indah banget kalau impian itu bisa terwujud :)


Banyak dosen gue yang nerusin studi ke luar, itu membuat gue termotivasi dan kagum sama mereka. Masih muda, sudah bisa ke luar negeri, good carier, nice lil family... Waaahh.. rasanya ikut senang melihat kebahagiaan mereka yang terpancar dari foto" mereka di facebook..

Salah satu impian gue adalah gue pengen banget travelling ke luar negeri....

Menikmati musim semi dimana sakura bermekaran di Jepang, 



Berdiri di tempat paling romantis di dunia, menara Eiffel,  Paris,


Naek Haji ke Mekah dan napak tilas perjalanan NABI dan Rasul,


mampir ngeliat keeksotikan Piramida di Mesir,



berpetualang ke Disneyland di Hongkong,  


belanja murah di Singapore, 


berfoto di tengah padang Tulip di Belanda,


melihat dari dekat air terjun Niagara di US, 


mengunjungi kemegahan Taj Mahal di Agra...

:) membayangkannya saja sudah membuat gue senyum" sendiri!!!


Ini adalah bagian dari impian masa depan gue.. Semoga dengan gue menuliskannya di sini, ALLAH akan membantu gue mewujudkannya... Amiiin...

Jumat, 19 Maret 2010

Hujan membuatku bahagiaaaa :)

Hari ini adalah jumat yang padat dan cukup melelahkan buat gue. Padahal sebenernya hari ini tu gak ada kuliah dan gue bisa stay di kosan, tapi tugas dan tuntutan skripsi memaksa gue untuk berangkat ke kampus.

Okelah, dengan semangat dan rasa optimis gue melangkah pasti ke kampus. Perjalanan gue diawali dengan melaksanakan niat awal gue buat mampir ke perpus psikologi dulu. Buat menuju ke sana, gue harus naek angkot gratis biru (POMA) karena jalur angkot ini melewati fapsi (fakultas psikologi).

Waktu itu pukul 08.30 dan suasan perpus masih sangat sepi. Baguslah, ini terasa nyaman buat gue. Dengan semangat gue mencari buku mengenai kecerdasan emosional dan beberapa skripsi dengan tema yang sama. Beruntung gue menemukan banyak buku dengan tema yang sama, cuma sayang, gue bingung mau baca yang mana dulu, mau dipinjem juga gak boleh karena gue bukan mahasiswa sana. Dan karena waktu gue gak banyak di sana, gue pun memutuskan mencatat beberapa hal yang penting, dan memotret beberapa bagian skripsi yang gue perlukan sebagai referensi (motret merupakaan cara pintas, karena skripsi gak boleh dipinjem dan gak boleh bawa laptop ke ruang bacanya jadi qta gak bisa bebas ngopi paste), tapi sayangnya suara jeprat jepret kamera agak sedikit menganggu. Suaranya gak bisa diilangin..

Waktu itu untung ada temen satu jurusan gue yang juga berkunjung ke sana, jadi gue bisa pinjem hapenya yang kebetulan suara kameranya bisa disilent, dan gue bisa bebas memotret skripsi... hehehe...

2 jam gak kerasa berlalu, gue hampir melupakan janji untuk dateng ke kampus buat ngelanjutin ngerjain tugas makalah kelompok, yang ternyata sangat ribet dan susah :(. jelas aja ribet, karena dari kemaren qta ngerjain selama hampir 5 jam, hasilnya belum nyampe 50% pun. padahal ini adalah tugas kelompok yang terdiri dari 15 orang. tapi ko rasanya yang kerja gak lebih dari 10 orang yaa...

gue gak ngerti, udah mau lulus, masih aja gak punya inisiatif buat kerja sama ngerjain tugas makalah. padahal cuma inisiatif, tapi kayanya mahal banget. gue jujur jadi gemes dan sebel banget sama mereka" yang kerja 'seadanya' dan gak punya inisiatif sama sekali. tapi yasudah lah, gue malas membahas, gak ada gunannya juga.

Dan hari ini gue janjian kumpul di perpus kampus jam 10 pagi buat ngelanjutin pengerjaan makalah, dan sama seperti kemaren, qta ternyata masih membutuhkan banyak waktu mengerjakan makalah ini. padahal biasanya mengerjakan makalah lain gak pernah lebih dari 2 hari pengerjaan, karena bahannya mudah dicari dan kita tinggal copy paste aja. tapi makalah yang ini beda. agak ribet dan lumayan susah cari bahannya. 

oke well karena motivasi gue yang cukup tinggi untuk menyelesaikan makalah ini, maka, gue pun berusaha 'kuat' menyelesaikan sebisa gue, meskipun gue harus menyerah karena bener" udah jenuh.

jam 2 siang, gue masih bertengger di perpus. tiba" ada temen gue yang ngajakin lagi ke perpus psikologi, gue yang masih belum puas eksplorasi di sana, akhirnya dengan antusias meng-iya-kan ajakan teman gue itu. jam setengah 3 siang qta cabut ke perpus psikologi. gak seperti suasana tadi pagi yang masih sepi, ternyata ketika gue kesana lagi, suasananya jauh lebih rame. gue pun bergegas menjalankan misi gue untuk menemukan apa yang gue cari. tapi teman gue mengalami kesulitan mencari buku dan skripsi yang dia butuhkan, ini semua gara" sistem pencarian otomatis menggunakan ms.access yang agak ribet, gak seperti di perpus qta yang lebih simpel. 

karena kasian, gue pun  membantu teman gue ngutak"atik sistem pencariannya. gue juga membantu dia ketika dia memutuskan untuk cari manual dengan ngeliat satu persatu buku yang ada di rak. dan kami gak menemukan hasil.
waktu menunjukkan pukul setengah 4 sore, mahasiswa pun satu persatu mulai meninggalkan perpus, dan penjaga perpus pun mulai membereskan, karena perpus tutup sekitar jam segitu. dan karena teman gue masih penasaran mencari bukunya, jadilah kami berdua yang paling terakhir menghuni perpus, untung aja, pas terakhir mau tutup, si bapa penjaga perpusnya berbaik hati menunjukkan cara pencarian yang cukup ribet itu.

pulang menuju kosan masing", dengan berjalan menuju gerbang, sampai di atm bni pangdam, kemudian menuju jatos , mampir ke kfc sejenak membeli mocha float karena gue merasa membutuhkan 'sesuatu' yang membuat gue semangat lagi.

sampai dikosan, setelah sejenak melepas penat dikamar, gue pun berniat berkunjung ke kamer vivi. sekedar curhat dan bercerita tentang padatnya hari ini. setelah itu pun qta berniat makan malam di cherys corner. selesai makan, ternyata hujan besar pun turun. gue pun mulai gelisah, karena qta berdua sama" gak bawa payung. apalagi ujan bener" besar, lama redanya ditambah dengan petir yang trus menyambar".

jujur aja, karena punya pengalaman gak enak ketika hujan gede, gue jadi agak parno kalau hujan kaya gitu. dan dengan penuh kenekatan, qta pun memutuskan untuk menerobos hujan. sebelum keluar, qta minta plastik buat nyimpen hape. gue masih gelisah. karena gue cuma pake baju 1 lapis. pasti bakal dingin banget.

dengan bismillah, qta pun melangkahkan kaki menerobos hujan. awalnya gue masih agak takut, tapi kata" vivi berhasil meyakinkan gue kalo bakal baik" aja. awalnya qta emang mau lari, tapi berhubung qta takut jatuh dan kepleset dan kalaupun lari juga tetap basah kuyup, akhirnya qta berdua memutuskan untuk jalan dan menikmati guyuran hujan deras langsung tanpa payung atau alas kepala sekalipun.

sepanjang jalan qta berdua ketawa", menikmati hujan, terus berjalan seolah tanpa beban menyusuri malam yang gelap, sambil sesekali menengadah ke atas melihat hujan yang mengguyur turun badan qta.

gue yakin sepanjang jalan orang bakal heran dan menertawakan tingkah laku kita. hahahah mungkin mereka ngira qta udah gila, stress atau sejenisnya. qta gak perduli, qta tetep jalan, dan menikmati hujan yanb terus mengguyur.
sampai kosan, bdan gue basah kuyup. kaya mandi tpi masih pake baju. hahaha.. dan gue pun iseng nyeletuk ke vivi buat foto dalam keadaan kaya gini. dengan meminta tolong salah satu teman kosan qta, dengan pede-nya qta foto" didepan kosan. sayang, hujan udah berhenti dan tinggal gerimis, jadi kurang dramatis hasil fotonya.
ahaha... it's amazing time. rasanya indah banget. gue sepanjang jalan itu bisa ketawa lepas. menghilangkan segala penat dan stres untuk sejenak. mungkin melakukan sesuatu hal yang baru dan gila bisa dijadikan salah satu hal yang bisa dilakukan saat qta stres. ..


Selasa, 16 Maret 2010

(mencoba) (berusaha) (ingin) (berharap)

saya mencintai kamu
saya memuja kamu
saya membutuhkan kamu
saya merindukan kamu
saya ingin bersama kamu
saya mengharapkan kamu
saya ingin kamu di samping saya
saya selalu ingin berjalan bersama kamu

tapi terkadang


saya (mencoba) membenci kamu
saya (berusaha) menghujat kamu
saya (ingin) tidak membutuhkan kamu
saya (berharap) melupakan kamu
saya (mencoba) ingin sendiri
saya (berusaha) tidak mengharapkan kamu
saya (ingin) kamu tidak jauh di samping saya
saya (berharap) bisa berjalan sendiri
saya merasa sangat terpuruk
tolong jangan buat saya makin jatuh
saya sadar saya dalam masa" sulit
tolong jangan menganggap saya lemah
saya sadar ada masalah dalam diri saya
tolong jangan menambah masalah baru
saya sadar saya manusia sejuta kekurangan
tolong bantu saya berubah

terima kasih.. terima kasih atas segala kritik yang cukup menampar mental saya menjadi makin jatuh
hampir  jatuh

dengan kasih sayang, dengan cinta, dengan dukungan, dengan kelembutan
saya rasa itu lebih baik dari sekedar berbicara
karena selama apapun kamu berbicara,
kamu tidak pernah mengerti apa yang saya rasa

tolong mengerti ini baru untuk saya
tolong mengerti bahwa ini tak mudah untuk saya
tolong..
tolong...
saya cukup sadar dengan keadaan saya
tolong bantu saya mengubah pandangan saya
tolong putihkan pandangan saya yang hitam dan abu"

saya mengerti jika kecemasan yang saya rasakan membuat kamu melihatnya sebagai sesuatu yang biasa
sejujurnya saya bimbang
saya berjalan tertatih
sekalipun ada kamu, dia, atau mereka
saya merasa sendiri
karena saya merasa kita memang berjalan beriringan, tapi tidak bersama

saya tidak ingin membuat kamu atau saya merasa bersalah
lakukan saja yang menurut kamu benar
saya hanya perlu dibimbing dengan hati
 

Septina Priyanti's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design