Kamis, 17 Maret 2011

Opini Saya Tentang Pasangan Hidup

Siapakah pasangan hidup kamu? Siapakah pasangan hidup saya? Sudah siapkah saya atau kamu menjadi pasangan hidup, pasangan mu?

Berbicara pasangan hidup nyatanya adalah rahasia Tuhan. Tapi manusia memilki fitrah untuk mencari dan mengusahakannya.

Hanya ingin mengumpulkan beberapa opini dari orang lain dan saya rangkum di otak saya... Karena menurut saya, beberapa opini itu ada benarnya...

"Pasangan hidup adalah cerminan diri. Sebaik apakah dia, maka menggambarkan sebaik apa kita. Seburuk apakah dia, maka seburuk itu pula diri kita.'

Ya, nyatanya pasangan hidup atau jodoh mungkin memang benar adanya. Dia hadir sebagai cermin dari diri kita. Biasanya 2 orang lebih mudah bersatu dan menjalani satu hubungan karena banyaknya kesamaan satu sama lain. Akan lebih susah rasanya jika terlalu banyak perbedaan yang muncul, meski dengan adanya perbedaan kita dan pasangan akan saling melengkapi. Tapi nyatanya usaha kita untuk menyatukan perbedaan akan lebih susah, dibanding jika menyatukan sesuatu yang sudah sama.

"Jangan memilih wanita atau pria yang cantik atau kaya untuk dijadikan pasangan hidupmu.'

Sepertinya kalimat di atas terlalu mendoktrin dan bertentangan dengan pendapat beberapa orang. Tapi saya percaya dengan opini di atas. Bayangkan jika saya memiliki suami yang tampan, mapan, dan menjadi 'everyone's sweetheart' tentunya kan membuat saya sebagai isteri menjadi tidak tenang. Karena dia selalu menjadi pujaan banyak orang. Terlalu banyak wanita yang lebih cantik di luar sana yang mengincarnya. Begitupun dengan seorangsuami yang memiiki isteri yang cantik. Pasti bakal lebih susah menjaganya. Bahkan dari sebuah penelitian saya pernah membaca, seseorang yang merasa dirinya 'lebih', lebih cantik, lebih kaya,lebih mapan akan merasa dirinya cenderung tinggi dan memiliki kekuasaan. Rasanya mereka tidak akan pernah puas mengejar ambisi dan melihat orang-orang di sekitarnya mengagumi kelebihan yang mereka miliki.
Seorang wanita yang merasa dirinya cantik, memiliki kecenderungan untuk menyimpan perasaan tidak pernah puas terhadap lawan jenisnya dan memiliki kepuasan jika dapat memiliki banyak penggemar, begitu juga dengan laki-laki yang merasa dirinya tampan.

Pengalaman beberapa teman, memang menceritakan seperti itu. Bahkan seorang teman saya pernah bercerita kalau mantan suaminya sangat tampan, orang-orang di sekitarnya juga merasa mereka adalah pasangan yang paling serasi. Tapi kenyataannya dia (laki-laki) itu bukan laki-laki yang baik dan bertanggung jawab. Dan masih ada beberapa cerita serupa.

Mengingat perkataan seseorang yang lebih tua di sana: 'Carilah pasangan hidup yang terlihat tampan hanya di hadapan kamu, dan terlihat biasa saja di hadapan orang banyak' Artinya ketampanan yang dia punya tidak bisa menjadi konsumsi orang banyak, dan hanya bisa dilihat oleh mata hati kita, orang yang begitu mencintainya...

Dan selalulah ingat, pasangan hidup bukan untuk sehari dua hari, seminggu-dua minggu, atau hanya beberapa tahun. Tapi untuk selamanya.. Jadi, janganlah terlalu mengedepankan fisik dan materi semata. Karena segala sesuatu yang berbentuk fisik dan materi tidak ada yang abadi...

also available at here

Senin, 28 Februari 2011

My Daily Routinity

Sudah 3 bulan ini gue menikmati pekerjaan gue sebagai guru di sebuah SMK Kesehatan swasta yang baru berdiri. Jam kerjanya emang bebas, gak terlalu mengikat bahkan bisa dibilang kita bekerja cuma setengah hari. Karena biasanya sekitar jam 12 siang kita udah bisa pulang. Paling telat mungkin sekitar jam 2 siang baru bisa pulang. Itupun kalau ada rapat atau keperluan dinas. 
Jam kerja yang terlihat ringan inilah, ternyata memberikan banyak waktu luang buat gue. Dan, mau gak mau waktu luang itu gue habiskan dengan melakukan pekerjaan rumah. Yap, sepulang kerja, kadang gue gak beristirahat atau tidur, lebih seringnya stay di depan komputer untuk ngejalanin bisnis butik online kecil-kecilan yang sedang gue rintis kembali, dan selain stay di depan komputer, gue biasanya mengerjakan pekerjaan rumah yang gak sempet mama kerjakan. Misalnya nyuci baju, ngejemurin atau nyetrika. Karena gue gak sendirian, otomatis baju-baju yang dicuci dan disetrika pun lumayan banyak. Apalagi ditambah banyak sama baju-baju desy, yang emang suka gonta ganti baju seenaknya. 
Dan, sekarang ketika hari Minggu pun gue masih disibukkan dengan pekerjaan ngajar les bahasa inggris untuk anak-anak SD. Muridnya emang gak banyak, cuma 3 orang, tapi udah lumayan cape juga, apalagi kalau muridnya gak ngerti-ngerti, cerewet, banyak protes, jadi aja harus ekstra ngeluarin tenaga dan kesabaran.

Huft, jujur aja. Kadang gue merasa sedikit jenuh dan capek. Ya meskipun pekerjaan yang gue lakukan mungkin dilihat orang bukan suatu pekerjaan yang berat, tapi kadang karena perasaan bosen itunya yang bikin terasa lebih capek. Bisa dibayangkan dalam 1 minggu, rasanya gue gak punya waktu libur 1 hari pun! Pengen gak ambil tawaran buat ngajar les, cuma gue juga butuh untuk cari pengalaman dan nambahin uang tabungan. Apalagi gue rasanya gak bisa berharap banyak dari gaji gue yang sekarang.

 Pengalaman ini mungkin bisa jadi bayangan ketika nanti gue berumah tangga. Cape banget rasanya jika seseorang harus cekatan mengerjakan banyak kerjaan dalam satu waktu. Wanita mungkin lebih mudah melakukannya, karena wanita dianugerahi otak yang bisa bekerja secara multitasking, tapi kadang energi ekstra yang dibutuhkan justru yang membuatnya terasa berat. Gak kebayang gimana kalau jadi wanita karier, yang punya anak masih kecil, harus ngurus rumah juga, ngurus suami, belum tuntutan beban pekerjaan. Rasanya gak ada waktu untuk memanjakan diri sendiri.

Senin, 10 Januari 2011

Postingan Pertama di Tahun 2011

Assalamualaikum..

Huaaa... setelah sekian lama akhirnya bisa juga nge-blog. Sebenernya bisa aja siy ngeblog mah. Cuma gue berasa gak mood buat nulis aja. Sebenernya banyak juga yang mau diceritain dan di share di sini.. cuma ya itu.. susahnya ngumpulin mood yang oke buat nulis..
Well, beberapa hal baru yang ingin gue share di sini adalah:
1. Gue punya keponakan kucing *hehehe.. aneh ya? maksudnya anaknya kucing gue yang besar si Embip dan ditambah 1 lagi kucing persia pemberian dari teman adik gue..
Dua-duanya masih kecil, masih suka maenan dan minum susu. Perutnya gendut dan punya kebiasaan aneh: makan tanah dan lumut... hahaa
2. Gue udah mulai kerja lagi setelah libur 2 minggu berkaitan dengan liburan anak sekolah. Yap gini deh enaknya jadi guru, kalau muridnya libur, gurunya juga libur.. Padahal baru aja masuk 2 mingguan, tapi udah langsung libur lagi... Dan kamis besok gue dikasih amanat buat ngajar mata pelajaran aktivitas di kelas program keperawatan. Well, bloggers doakan saja semoga lancar yaaa... soalnya murid gue badung-badung bangetttt...
3. Di tahun 2011 ini gue punya beberapa keinginan yang insya ALLAH akan terwujud dan harus diwujudkan!
Pertama....gue pengen meningkatkan skill gue di bidang bahasa.. Yap, gue pengen banget ikutan les bahasa Mandarin dan bahasa Inggris. Kalau les bahasa Inggris emang bukan hal yang baru untuk gue, tapi gue ingin meningkatkan skill gue lagi, soalnya ngerasa kalau akhir-akhir ini agak kacau semenjak jarang digunain lagi
Kedua... Gue pengen belajar secara otodidak (syukur-syukur bisa diajarin sama orang yang kompeten) tentang adobe photoshop, photography, dan ngedesain baju... Well, emang semua bidang yang gue sebutin di atas berbeda jauh sama pendidikan S1 yang telah gue tempuh yaitu tentang keperawatan.Rencananya siy 3 hal itu mau gue jadiin lahan bisnis.. Hmm.. mudah-mudahan aja bisa terwujud.. amiiin

Walaikumsalam

Selasa, 14 Desember 2010

Pemberhentian Pertama

Well, alhamdulillah akhirnya ini adalah hari pertama gue kerja. Seneng sekaligus nervous, soalnya takut gak bisa beradaptasi dan gak capable menjalani tugas" gue  meskipun yaaa mungkin karena baru pertama kerja belum ditugasin macem". Masih proses pengenalan dan adaptasi.

Sebelumnya gue bakal flash back mengenai perjuangan gue selama kurang lebih 4 bulan ini jadi jobhunter. Perjuangan yang masih gue inget adalah ketika dengan semangatnya gue mendatangi satu persatu jobfair di Bandung dan berusaha untuk hadir di setiap panggilan tes atau wawancara yang datang ke gue, bolak balik Jakarta-Nangor-Cirebon untuk menghadiri panggilan tes, ngantri lama dan sempet dapet perlakuan ga enak ketika buat SKCK, keluar duit banyak untuk fotokopi ini itu dan biaya legalisir ijazah, bela-belain dateng ke Padalarang untuk mengikuti tes cpns Kab. Bandung Barat, hampir kejebak di rel dan ditabrak kereta sebelum tes cpns, dan masih banyak cerita lainnya yang kayanya gak akan cukup kalo gue ceritain semuanya dalam satu postingan. Yang jelas, semuanya berkesan dan gak akan pernah gue lupain ketika suatu saat nanti gue udah bisa jadi orang sukses (amiin..)

Oke, memang gak banyak orang yang tahu dan bersaksi akan panjangnya perjuangan kemaren. Yang jelas, selalu ada keluarga, sahabat, dan mas Tomy yang selalu jadi tempat gue bercerita, seenggaknya mereka bisa jadi saksilah gimana ribetnya gue waktu itu.

Btw, berbicara tentang perjuangan memang gak ada habisnya. Rasanya perjuangan gue kemaren memang belum ada apa" nya dibanding perjuangan orang" di luar sana yang mungkin memiliki nasib sama seperti gue: jadi jobhunter! Tapi yang namanya perjuangan, insya ALLAH nantinya kalau kita ikhlas ngejalaninnya bakal berbuah manis. Mengutip kutipan seorang sahabat gue, bahwa percayalah kesabaran itu akan selalu berbuah manis. Makin banyak kita bersabar dan menjadi orang yang kuat, insya ALLAH akan berbuah lebih manis.

Daaann.. alhamdulillah, akhirnya setelah berusaha kesana kesitu, berdoa panjang lebar, gue bisa dapet kerjaan juga. Meskipun mungkin bukan kerjaan impian gue dan bukan yang selama ini gue inginkan, tapi gue udah cukup bersyukur, karena gue yakin inilah jalan terbaik yang ALLAH bukakan untuk gue.

Jumat, 03 Desember 2010

Preparing for Tes CPNS

Well, beberapa hari ini, gue tengah disibukkan dengan persiapan menuju Tes CPNS. Persiapannya apa aja? Yang pasti belajar dan banyak berlatih soal (walaupun berlatihnya lebih sedikit hehehe). 

Awalnya gue memang agak sedikit pesimis apakah bakal bisa lolos seleksi administrasinya. Soalnya, lama ditunggu-tunggu tapi surat panggilan dari pemerintah kab. Bandung Barat belum sampai juga, padahal udah H-4. Sempet pesimis dan pasrah kalau gue kehilangan satu kesempatan berharga lagi, ya walapun untuk bisa lolos adalah sebuah keajaiban yang sangat luar biasa.

Well, bisa dibilang CPNS ini sama kaya SPMB, cuma bedanya, kemungkinan untuk lolosnya lebih kecil, kira" dari berjuta-juta orang yang ikutan, hanya sekitar 2% yang lolos. Artinya adalah suatu keajaiban jika kita bisa lolos, apalagi kalau formasi yang kita apply yang dibutuhkannya cuma 1 atau 2 orang. Yang gue tahu, untuk CPNS biasanya formasi yang disediakan gak lebih dari 10 orang. Biasanya cuma sekitar 1-2 orang. Masih mending kalau ada formasi yang bisa nyampe 5-8 orang. Cuma ya itu, yang daftarnya juga jutaan.

Yah... mengenai hasil siy gue serahin sama ALLAH, dan gak terlalu banyak berharap juga (meskipun ada bayangan gimana kalau gue lolos),tapi yang jelas gue bakal berusaha dan belajar semampu gue, dan gak lupa meminta restu dari orang tua.

Oke, buat bloggers, gue minta doanya aja ya supaya semua lancar dan insya ALLAH bisa lulus, meskipun itu adalah keajaiban...


 

Septina Priyanti's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design